Saturday, January 31, 2015

Inilah Beberapa Hal Unik Yang Dianggap Aneh WNA dan Hanya Dapat Ditemukan Dibelahan Bumi Indonesia Raya


Ini dia kebiasaan unik orang Indonesia yang sering dianggap aneh oleh para WNA!
 1. Makan cabai rawit mentah-mentah
Cabai Rawit
Kebanyakan dari kita orang Indonesia suka sekali makan cabai rawit secara langsung, khususnya kalau lagi makan gorengan ataupun lagi makan mie goreng. Di luar negeri cabai biasanya selalu diolah terlebih dahulu sebelum dimakan.
2. Makan pakai tangan
Makan pakai tangan
Dari ujung ke ujung kepulauan Indonesia, hampir semuanya pada awalnya makan menggunakan tangan kosong. Ya, itu sebelum kultur makan menggunakan sendok berlaku disini. Makan dengan tangan memang memiliki tambahan kenikmatan tersendiri. Hal ini dianggap aneh oleh teman – teman bule kita yang biasanya sering makan menggunakan pisau, garpu dan sendok.
 3. Rasanya belum makan, kalau belum makan nasi
Nasi dan lauk
Nasi bagi kebanyakan dari kita sudah menjadi makanan pokok sehari-hari. Memang, kita sering ngemil martabak, roti, spaghetti atau makanan apapun hingga kenyang. Tetapi kalau ditanya ‘udah makan belum?’ kita akan menjawab belum, tadi cuma makan roti belum makan (nasi)’!
 4. Harus makan pakai sambal
Sambal tomat
Mungkin tidak semua dari kamu, tetapi akuilah bahwa memang orang Indonesia akan kerepotan mencari cabai atau sambal setiap kali kalian makan bersama. Cabai memiliki rasa yang begitu pedas sehingga cukup mengherankan bagi teman-teman non-Indonesia kita ketika kita menginginkan cabai dengan penuh sukacita.
 5. Menunjuk pakai jempol untuk bersikap sopan
Ayo kesana!
Orang luar negeri kebanyakan bertanya mengapa orang di Indonesia (khususnya Suku Jawa) memiliki kebiasaan menunjuk dengan jempol, bukannya jari telunjuk. Menurut mereka, hal ini cukup memusingkan karena arah yang ditunjuk dengan jari itu menjadi kurang jelas. Sedangkan menurut kita menunjuk dengan jempol dilakukan untuk memperlihatkan sikap yang sopan dengan lawan bicara.
 6. Sakit ‘Masuk Angin’
sakit
Orang bule sering terheran-heran dengan penyakit yang sering kali melanda kita sebagai orang Indonesia, yaitu sakit ‘masuk angin’.Apa sih sebenarnya masuk angin itu?
Mereka terkadang juga segan dan bingung ketika diingatkan untuk menggunakan jaket pada malam hari. Bagi mereka, terpapar udara dingin itu udah biasa! Ujungnya, saran untuk memakai jaket supaya tidak masuk angin pun hanya berlaku bagi orang Indonesia aja.
 7. Kerokan!
kerokan biar cepat sembuh
Kerokan merupakan suatu bentuk penyembuhan yang mengerikan bagi orang luar negeri. Kayak bekas dicambuk, kali! Kalau orang Indonesia biasa dikerokin sebagai solusi masuk angin, menurut mereka itu hanyalah efek placebo saja.
 8. Mandi sehari dua kali
Mandi dua kali sehari
Gila, orang Indonesia memang super rajin dalam hal kebersihan. Dari kecil, kita selalu diajari mandi minimal dua kali sehari. Di Indonesia, suhu udara memang begitu panas dan tingkat kelembaban udaranya tinggi. Tubuh pun jadi gampang berkeringat dan kamu jadi riskan bau kalau nggak mandi.
Beda halnya dengan mereka yang dibesarkan di lingkungan yang bersuhu dingin. Mereka bisa cuma mandi sekali sehari, atau bahkan sekali seminggu!
 9. Masih SD udah punya handphone
anak anak SD bermain handphone
Penggunaan teknologi oleh orang-orang Indonesia kadang sedikit berlebihan. Gimana nggak? Anak-anak sedari SD sudah punya HP sendiri. Kadang bukan cuma satu, tapi dua! Sementara, orang dewasa bisa punya sampai tiga ponsel yang berbeda.
 10. Jarang memiliki nama keluarga
nama keluargamu siapa?
Hanya ada beberapa suku di Indonesia yang menggunakan nama belakang secara turun temurun, seperti Suku Batak atau Minahasa. Suku-suku yang lain biasanya sangat santai dalam memberikan nama anak. Satu keluarga Indonesia bisa punya nama belakang yang berbeda semua!
 11. Salah kaprah tentang atheisme
ateis tidak sama dengan komunis
Ada banyak orang Indonesia yang begitu saja menganggap orang atheis dan komunis sama. Padahal asal kamu tahu, atheisme dan komunisme adalah aliran pemahaman yang berbeda: satu tentang ketuhanan, dan yang lain tentang ekonomi.  Tentu saja perilaku kita yang menyamakan keduanya akan membingungkan para Atheis yang berasal dari negara-negara liberal, seperti Amerika Serikat dan Eropa Barat.

 12. Sangat kepo dan sering tanya, ‘Udah punya pacar?’
kamu udah punya pacar?
Wajah orang luar negeri — terutama mereka yang berkulit putih — sering kita pandang sebagai wajah yang ganteng dan cantik. Kebiasaan kita yang ceplas ceplos pun mendorong kita untuk bertanya pada mereka: ‘Kamu punya pacar?’
Padahal, pertanyaan macam ini bagi mereka tidak sopan dan tidak perlu ditanyakan. Apalagi kalau kamu belum kenal mereka benar-benar. Kalau memang mau kepo, kamu bisa tanyakan hal-hal yang lebih netral — seperti ‘darimana kamu berasal?’ ‘bagaimana rasanya tinggal di Indonesia?’ dan lain sebagainya.
 13. Dimana ‘toilet paper’?
dimana toilet paper-nya?
Kebiasaan kita cenderung sering menggunakan gayung dan air yang sangat banyak ketika kita selesai buang air di toilet. Nah bagi mereka hal ini sangat aneh, karena mereka selalu menggunakan toilet paper atau tisu toilet untukmembersihkan diri mereka. Dua- duanya adalah kebiasaan yang baik, cuma kalau kamu bertanya lebih bersih yang mana, yah, itu tergantung pada pribadi masing -masing.
 14. Tinggal serumah bersama orang tua
tinggal serumah dengan orang tua
Bagi kita orang Indonesia, menjadi wajar ketika kita yang belum menikah untuk tinggal seruah dengan orang tua. Itu pun jika kondisinya tidak terpaksa sekali untuk merantau dan bekerja di luar kota. Nah bagi orang luar negeri hal ini cukup aneh, karena pada umumnya mereka yang sudah dianggap dewasa (yang berumur duapuluhan awal) akan merasa malu dan sudah sepantasnya tinggal di rumah sendiri untuk hidup mandiri, entah sudah menikah atau belum.
 15. Angkutan publik suka ‘ngetem’
angkutan publik yang lagi ngetem
Kamu tau kan ngetem? Ngetem adalah momen dimana supir dari angkutan publik yang kita naiki memutuskan untuk menghentikan kendaraannya dalam waktu yang cukup lama untuk berharap bahwa nantinya akan ada tambahan orang yang menjadi penumpang. Nah, hal ini memang mengesalkan bagi kita semua, tetapi paling tidak kita sudah wajar terhadap hal ini. Lain halnya dengan orang dari negara maju yang biasa menggunakan angkutan publik yang tertib dan disiplin waktu.
 16. Gunakan tangan kanan
gunakanlah tangan kanan
“Ayo adik, pakai tangan manisnya!” adalah ucapan yang sering kita dengar sewaktu kecil. Yap! Untuk memberikan barang atau salaman, kita terbiasa selalu menggunakan tangan kanan. Sepertinya itu sudah tertanam di alam bawah sadar kita, sampai kita merasa sedikit bersalah ketika lupa menggunakan tangan kanan.
 17. Kesurupan
kesurupan
Kita sering mengaitkan kesurupan dengan hal-hal yang berbau mistis. Sedangkan orang luar negeri yang lebih rasional akan menganggap ini hanyalah sebuah mass hysteria, alias sebuah kelainan kondisi psikologis seseorang.

Siskamling


       Siskamling adalah kepanjangan dari Sistem Keamanan Lingkungan.Kalian pasti tau dong,itu orang yang suka ngeronda buat ngejagain komplek rumah.Biasanya sih mereka memiliki seragam  yang berwarna hijau gitu.Mereka juga memiliki sebuah pos-pos tertentu dan dimana mereka biasa pakai untuk sekedar ngaso-ngaso.Mereka tidak selalu sendirian karna terkadang setiap RT komplek itu membagi jatah ronda kepada warga-warganya.Yah lumayan lah untuk menemani biar kaga diganggu setan juga hehehe.

Harpitnas


       Nah biasanya ini nih yang disukain sama anak sekolah,mahasiswa,pekerja kantor dsb.Apalagi kalo bukan harpitnas.Harpitnas itu kepanjangan dari Hari kejepit nasional.Itu hari tuh banyak banget yang suka.Biasalah kalo misalkan hari liburnya jum'at atau hari jum'at tanggal merah tapi hari sabtunya nanggung,soalnya setelah sabtu kan minggu.Jadi,liburnya diterusin deh sampe minggu.Nah jadi deh yang namanya harpitnas.

Pengemis


       Iya pengemis atau bahasa lainnya tukang minta-minta.Diindonesia kalo menurut gue cukup banyak pengemis-pengemis yang ada.Dan yang bikin gue kaget,ada pengemis yang memiliki pendapatan besar.Bahkan juga ada yang memiliki duit banyak hasil dari mengemis itu.Gue baca-baca dari sumber yaitu kaskus,ketika Walikota bandung yaitu Bapak Ridwan Kamil memberikan kebijakan kepada pengemis untuk menjadi pembersih kota dan akan digaji senilai 700 ribu tapi malah ditolak.Karna kata mereke (pengemis),pendapatan ngemis mereka itu lebih besar dibandingkan harus bekerja sebegai tukang bersih-bersih.Kok bisa yah seorang pengemis berkata seperti itu.Gue pikir pendapatan seorang pengemis hanya beberapa lah dan pendapatannya juga gak bakalan lebih dari tukang bersih-bersih.Tapi ternyata,mereka menolak pekerjaan yang diberikan bukan tanpa alasan loh.Mereka berkata bahwa pendapatan mereka itu bisa mencapai 5 sampe 10 juta.Giiillllaaa bener-bener gak nyangka bisa mendapatkan penghasilan yang segitu banyaknya.Bisa-bisa orang-orang pada pindah profesi nih jadi pengemis.Berita lain juga mengatakan bahwa ada seoranga pengemis yang terkena rajia dan ditemukan uang senilai 20 juta rupiah di dalam gerobak pengemis tersebut.Itu sehari pendapatan bisa berapa sih,kok bisa yah mendapatkan uang sebanyak itu dan apa gak malu juga kalo harga diri mereka harus ditukar sama yang namanya uang.Sungguh miris banget yah.

Tilang dan uang damai


       Ini lagi ini lagi.Kalian pasti tau lah hal yang sangat biasa terjadi diindonesia ini.Biasalah oknum polisi yang bisa menilang orang terkadang masih bisa melepaskan orang yang ditilang dengan sejumlah uang yang diberikan.Ini juga jadi pemandangan yang biasa banget lah menurut gue.Bahkan menurut orang-orang kalo pergi ke jalan-jalan besar selain harus menggunakan helm,kalian juga harus membawa sejumlah uang,itung-itung sih buat jaga-jaga gitu kalo ketilang.Tapi gak semua oknum polisi kaya gitu.Yah gue paham sih mungkin polisi yang gampang disuap itu mencari duit sampingan karna mungkin gaji yang diterima itu gak sepadan dengan pekerjaannya yang pastinya lelah.Yah semua pekerjaan juga sih sama aja,sama-sama cape.Hal tersebut juga jangan dibiasakan juga lah,gak bagus.Buat orang yang ditilang juga jangan menyuap oknum polisi seenaknya juga.Hati-hati gak semua oknum polisi mudah disuap,kalo lagi sial kena polisi yang tegas bisa-bisa kalian dikenakan pasal karena udah nyuap seorang oknum.

Tisu Gulung


       Tisu Gulunh biasanya sih kalo diluar negri cuma untuk maap nih sebelomnya kalo kata-katanya agak jorok.Yap apalagi kalo bukan untuk boker alias pup hehehe.Di indonesia tisu gulung terdapat juga dibeberapa warung makan dan itu juga sudah jadi hal yang biasa kalo diwarung makan terdapat tisu gulung.Warung makan yang sering menyediakan tisu gulung adalah warung pinggir jalan.Kalo menurut gue gak ada bedanya sih tisu gulung dengan tisu biasa,sama-sama dipake buat elap.Yang pentingnya lagi itu tisu kaga jorok dan bukan bekas pup :D

Film horor


       Diindonesia kalo film horonya itu terkadang suka aneh-aneh judulnya.Biasanya kan kalo film horor kan serem-serem tuh karna ada hantu yang mukanya ngeselin dan menyeramkan gitu.Di indonesia berbeda,hantu malah ngelawak.Ada tuh film "kung fu pocong perawan".Ada yah setan bisa bela diri kunfu.Kocak sih tapi gue sendiri juga jarang nonton film horor indonesia.Karna agak kurang menarik.Tapi yang bikin film kocak kaya gitu tetep lah gue salut.Mungkin orang yang buat filmnya itu pengen sesuatu yang beda dari hantu,mungkin dia pengen bikin hantu jadi ngelawak hehehe.Sekalian aja bikin stand up comedy hantu,penontonnya juga hantu.

Nah, ternyata banyak ‘kan hal-hal yang kita anggap biasa untuk orang Indonesia namun sebenarnya unik ? Hey, jangan salah kira. Perbedaan itu tidak boleh jadi alasan untuk enggan berbaur dengan mereka yang bukan orang Indonesia. Yang paling penting, kita harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar kita dan bisa mengerti bahwa di dunia ini orang diciptakan berbeda-beda.

Yuk, sama-sama hargai ragamnya perbedaan yang kita miliki!

Sumber:
1. http://diarisiadits.blogspot.com/2014/03/hal-hal-unik-yang-mungkin-cuma-ada-di_9.html
2.http://www.hipwee.com/hiburan/ini-dia-kebiasaan-orang-indonesia-yang-selalu-bikin-heran-orang-bule/

No comments:

Post a Comment